Pasar tradisional sebagai fasilitas kegiatan perekonomian diharapkan mampu membuat nyaman kegiatan jual beli dan nyaman untuk dikunjungi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) terus berupaya mewujudkan pasar tradisional di Boyolali menjadi lebih nyaman dikunjungi.

Dijelaskan Kepala Disdagperin Kabupaten Boyolali, Karsino bahwa pada tahun 2020 ini pihaknya telah berhasil menyelesaikan pembangunan enam pasar. Diantaranya Pasar Hewan Purworejo di Jeron; Kecamatan Nogosari, Pasar Hewan Sunggingan di Jelok; Kecamatan Cepogo, Pasar Kacangan; Kecamatan Andong, Pasar Kebonagung; Kecamatan Ngemplak, Pasar Cepogo; Kecamatan Cepogo, dan Pasar Trantang; Kecamatan Sambi.

“Jadi tahun 2020 sudah bisa menyelesaikan merampungkan bangunan enam pasar,” ujar Karsino di sela kegiatan peninjauan pembangunan Pasar Cepogo, Kamis (1/10/2020).

Keenam pasar tersebut dibangun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boyolali. Untuk pasar Hewan Purworejo menggunakan APBD sebesar Rp 8 Miliar, Pasar Hewan Sunggingan menelan anggaran sebesar Rp 30 Miliar, Pasar Kacangan menggunakan APBD sebesar Rp 25 Miliar, Pasar Kebonagung menghabiskan anggaran sebesar Rp 25 Miliar, Pasar Cepogo menggunakan APBD sebesar Rp 33 Miliar, dan Pasar Trantang menggunakan APBD sebesar Rp 3,7 Miliar.

Seluruhnya biaya murni APBD, maka diharapkan kalau sudah dibangun oleh Pemkab harus dijaga kebersihannya, patuh pada protokol kesehatan, disiplin di dalam hal aturan yang sudah kita sepakati, ujarnya.

Menyinggung Pasar Cepogo yang beberapa waktu yang lalu mengalami kebakaran, pihaknya menjelaskan bahwa kebakaran yang menyebabkan kerugian Rp 3 Miliar. Saat ini sejumlah 396 pedagang menempati pasar darurat untuk dapat terus berjualan. Di akhir Desember tahun ini, para pedagang bisa menempati Pasar Cepogo yang berlokasi tidak jauh dari pasar terdahulu.

enam pasar

Sementara itu, Bupati Boyolali, Seno Samodro menyambut baik enam pasar yang akan segera selesai di tahun ini. Bupati Seno berharap, sejumlah 46 pasar yang ada di Kota Susu ini bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan untuk masyarakat.

Terima kasih atas dukungan semuanya. Alhamdulillah tahun ini ada enam pasar yang akan diresmikan. Semoga pasar tradisional akan semakin semarak, kembali pulih seperti sebelum Covid dan sukses untuk semuanya,” kata Bupati Seno.